Home / BERITA TERKINI / Kronologi Persetubuhan Oksigen Versi Gatot Brajamusti

Kronologi Persetubuhan Oksigen Versi Gatot Brajamusti

Judi Online

agen judi bola - Kronologi Persetubuhan Oksigen Versi Gatot Brajamusti

Berita Pasti – Akhir- akhir ini nama Gatot Brajamusti tengah ramai di perbincangkan. Pria yang pernah santer di kabarkan mempunyai hubungan special dengan Reza Artamevia & Elma theana kini tengah menhadapi rentetan kasus pidana. Tak cukup dengan kasus penggerebekan dirinya di Hotel Golden Tulip, Mataram karena tertangkap basah membawa narkoba jenis sabu dan resmi menjadi tersangka.

Seiring bergulirnya kasus narkoba yang tengah ia hadapi, Pria yang akrab di sapa Aa gatot itu kini juga mengalami kasus ilegal kepemilikan senjata api. Rumahnya di kawasan Pondok Pinang di geledah oleh polisi gabungan Mapolres Jakarta Selatan dan Mapolda Metro Jaya dan di temukan senjata api serta ratusan amunisi. Dalam kasus ini, Gatot masih menjalani pemeriksaan dan status nya masih belum jadi tersangka.

Beberapa kasus yang di jalani belum tuntas, Polemik baru kembali muncul menerpa Gatot Brajamusti. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PARFI tersebut di laporkan oleh seorang wanita berinisial C. Gatot di duga telah melakukan tindak pemerkosaan terhadap C ketika usia korban masih 16 tahun, Berkas laporan C dengan nomor LP/4360/IX/2016/PMJ/Ditreskrimum, cukup mengagetkan. Lewat pengacaranya, C dengan gamblang menceritakan bagaimana perlakuan bejat Gatot kepadanya sebagai seorang wanita. “Kejadian yang dialami klien kami saat berusia 16 tahun antara 2007 hingga 2011,” kata pengacara C Sudharmono Saputra, di Mapolda Metro Jaya, usai membuat laporan pada Kamis malam, 8 September kemarin. Perkenalan C dan Gatot bermula saat diminta menjadi backing vokal untuk lagu Gatot yang judul ‘Terkadang’. Singkat cerita, dalam satu waktu Gatot mencekoki C dengan suatu barang yang dinamai aspat. Belakangan diketahui aspat adalah salah satu jenis sabu. Setelah C tak berdaya, Gatot langsung menjalankan niat jahatnya memerkosa korban. Kepada C, Gatot menyebut persetubuhan itu dilakukan untuk mengambil oksigen di dalam rahim.

“Modusnya enggak tahu jin, enggak tahu apa, masuk di dalam raganya Gatot. Butuh oksigen, karena oksigen itu hanya ada di rahim wanita itu. Cara untuk mendapatkan oksigen ya harus berhubungan suami istri,” terang Sudharmono. Dia masih belum mengetahui maksud dan tujuan ritual tersebut dilakukan Gatot pada kliennya. Soal kemungkinan untuk menambah ‘ilmu’, dia belum bisa menyimpulkan. Ritual itu untuk ambil oksigen saja. Minta tolong butuh oksigen. Mungkin kali ya (nambah ilmu),” ujar Sudharmono. Ironisnya persetubuhan yang di sebut ritual itu di saksikan di hadapan banyak orang termasuk sang istri Dewi Aminah dan Reza Artamevia. Akhirnya klien kami hamil dan di paksa melakukan aborsi oleh istri Gatot, Dewi Aminah. Untuk kehamilan kedua C berhasil melahirkan anak dari hubungannya dengan Gatot namun anak ini tak pernah di akui. Tapi Gatot pernah mengungkapkan ke beberapa saksi bahwa itu adalah anaknya. Dulu C tidak mampu melawan karena sering di beri ancaman “Katanya kalau ada yang berani lawan Gatot akan kena musibah, dikasih contoh ‘ada yang lawan saya langsung disabet tronton mati di tempat’ kan takut,” lanjutnya.

“Selama ini klien saya ini takut dan selalu diiming-imingi akan diakui anaknya, ketakutan itu karena ada tekanan orang-orang, sehingga tidak berani lapor. Karena ini sebelumnya ada kasus narkoba, barulah klien kita berani melaporkan. Korbannya ada lagi. Ada lima orang,” ujarnya.

Di kabarkan, C baru mendapatkan keberanian bertindak usai beberapa kasus yang sudah di alami Gatot Brajamusti. Lalu Sebenarnya Ritual seperti apa yang terjadi antara Gatot dan C beberapa korban wanita lainnya ?

 

Facebook Comments

About ibosport

IBOsport adalah website taruhan bola yang aman, lengkap, profesional, dan terpercaya.

Check Also

Lagi !! Bom Meledak Di Thailand

Dua bom meledak di sebuah resor mewah di distrik Hua Hin, Thailand. Resor mewah yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *